Imlek bukan hanya tentang lampion merah, angpao, dan hidangan khas di meja makan. Dalam budaya Tionghoa, rumah memiliki makna yang sangat penting—bukan sekadar tempat tinggal, tetapi simbol rezeki, perlindungan, dan keberlangsungan keluarga.
Rumah yang aman dan terjaga dipercaya sebagai tanda bahwa keberuntungan tidak “bocor” dan energi positif tetap tinggal di dalamnya.
Namun ironisnya, justru saat Imlek banyak rumah berada dalam kondisi paling rentan:
-
Ditinggal berkunjung ke keluarga atau mudik singkat
-
Ramai tamu dengan penggunaan listrik berlebih
-
Kurang terpantau karena fokus pada perayaan
Tanpa disadari, risiko keamanan dan korsleting listrik sering muncul di momen yang seharusnya penuh keberkahan.
1. Kenapa Rumah Lebih Rentan Saat Imlek?
Ada beberapa kondisi khas Imlek yang membuat risiko rumah meningkat:
-
Rumah sering kosong dalam waktu lama
Banyak keluarga menginap di rumah kerabat atau bepergian beberapa hari. -
Aktivitas keluar rumah meningkat
Silaturahmi, sembahyang, hingga liburan singkat. -
Peralatan listrik digunakan terus-menerus
Lampu dekorasi, rice cooker, dispenser, hingga colokan tambahan.
Menurut laporan dinas pemadam kebakaran di beberapa kota besar, kasus kebakaran rumah akibat korsleting cenderung meningkat saat libur panjang, termasuk periode Imlek.
Artinya, masalahnya bukan pada tradisi Imlek, melainkan kurangnya kontrol dan pengawasan rumah saat aktivitas meningkat.
2. Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Imlek
Banyak keluarga merasa sudah “cukup aman”, padahal tanpa sadar melakukan kesalahan berikut:
-
❌ Mengandalkan pikiran “nanti juga balik sebentar”
-
❌ Tidak mengecek perangkat listrik sebelum meninggalkan rumah
-
❌ Membiarkan banyak alat dalam kondisi standby
-
❌ Tidak tahu kondisi rumah saat berada di luar kota
-
❌ Tidak ada sistem pemantauan sama sekali
Kesalahan-kesalahan ini bisa berujung pada:
-
Kebakaran akibat korsleting
-
Kerusakan peralatan elektronik
-
Pencurian saat rumah kosong
Dalam konteks Imlek, kerugian seperti ini sering dianggap sebagai “energi buruk” yang seharusnya bisa dicegah.
3. Cara Menjaga Rumah Tetap Aman Saat Imlek
Menjaga rumah aman saat Imlek tidak harus merepotkan atau mengganggu tradisi. Yang dibutuhkan adalah kontrol yang tepat.
Kontrol Aliran Listrik dengan Lebih Cerdas
Alih-alih mencabut semua colokan, Anda bisa:
-
Mematikan aliran listrik tertentu dari HP
-
Menghindari korsleting akibat perangkat standby
-
Tetap menjaga perangkat penting menyala dengan aman
Solusi ini membantu rumah tetap aman tanpa harus ribet bongkar pasang kabel.
Pantau Rumah dari Jarak Jauh
Dengan kamera outdoor:
-
Kondisi rumah bisa dipantau real-time
-
Anda tahu jika ada pergerakan mencurigakan
-
Pikiran lebih tenang saat berkumpul bersama keluarga
Rumah yang terpantau adalah rumah yang tidak benar-benar “kosong”.
4. Solusi Praktis dengan Smart Home BIOTA
Teknologi smart home bukan untuk menggantikan tradisi, tetapi membantu menjaganya tetap aman.
BIOTA Smart Switch
-
Mengontrol aliran listrik langsung dari smartphone
-
Mengurangi risiko korsleting
-
Cocok untuk rumah yang sering ditinggal saat Imlek
BIOTA Smart Plug & Smart Power Strip
-
Mengatur banyak perangkat sekaligus
-
Menghindari listrik boros dan overheating
-
Aman untuk rumah yang ramai tamu
BIOTA Smart Camera Outdoor Fixed
-
Memantau area luar rumah 24/7
-
Bisa diakses dari mana saja
-
Memberi rasa aman saat Anda tidak di rumah
Solusi ini bekerja di belakang layar, tanpa mengganggu suasana perayaan.
5. Keamanan Rumah sebagai Bentuk Menjaga Rezeki
Dalam filosofi Imlek, sering ada keyakinan bahwa:
Rumah yang terjaga adalah rumah yang rezekinya tidak bocor.
Menjaga rumah tetap aman adalah bentuk ikhtiar agar:
-
Perayaan berjalan dengan tenang
-
Keluarga merasa lebih nyaman
-
Tahun baru dimulai tanpa musibah yang tidak perlu
Keamanan bukan sekadar teknis, tapi bagian dari usaha menjaga keberkahan.
Imlek seharusnya dirayakan dengan hati yang ringan dan pikiran yang tenang. Dengan persiapan yang tepat dan bantuan teknologi, rumah bisa tetap aman meski ditinggal atau ramai aktivitas.
Menjaga rumah bukan hanya soal keamanan fisik, tapi juga tentang menjaga ketenangan, rezeki, dan keberuntungan di tahun yang baru.